Antena Airborne / Seri FLB - Georadar (GPR) “Geoscanners”
Ulasan
Seri antena FLB meluncurkan antena radar penetrasi bumi (tanah) yang dikembangkan
untuk menutupi kebutuhan antena non-kontak dalam aplikasinya, di mana persyaratan
survei kedalaman melampaui kemampuan desain antena tanduk (horn) (Seri HA). Antena FLB memiliki jejak (footprint) yang relatif kecil pada antarmuka udara-darat, mengingat
bahwa antenna ini bekerja di band VHF,
dan kemudian maka sejumlah besar energi berhasil dikirim ke dalam tanah.
Antena FLB telah berhasil dioptimalkan untuk menawarkan rasio yang baik bagian depan hingga belakang untuk untuk
memungkinkan operasi di lingkungan perkotaan. Bidang utama dari aplikasi ini
adalah survei geologi di medan sangat kasar di mana penggunaan antena Ground Coupled dapat menjadi
penghalang. Antena FLB juga telah berhasil digunakan dalam survei jalan dengan kecepatan
tinggi di mana informasi tentang lapisan lebih dalam dari jalan diperlukan.
Jangkauan Antenna FLB :
Antenna
|
Nama
|
Frekuensi Pusat
(at 10dB) |
Kedalaman Penetrasi*
|
Resolusi/ukuran target **
|
Jangkauan
|
Dimensi(mm)
|
Berat
|
FLB-250
|
250 MHz
|
4 m
|
0.20 m
|
50-100 ns
|
510x510x160
|
4.5 kg
|
|
FLB-390
|
390 MHz
|
3 m
|
0.125 m
|
25-100 ns
|
360x330x157
|
3.0 kg
|
* Kedalaman penetrasi maksimum dengan taksiran
untuk RDP = 6, σ <0.1 ms
** Secara rata-rata dalam kondisi tanah (Soils) dengan konduktif rendah
Aplikasi :
• Survei jalan untuk kedalaman yang dalam
• Survei rel kereta api untuk kedalaman yang dalam
• Pengukuran ketebalan es dan salju dari udara





Tidak ada komentar:
Posting Komentar